Kunjungan Yayasan Darul Fattah ke Kementerian PMK Jakarta​

Jakarta – Lembaga pendidikan dakwah dan sosial berperan penting dalam kemajuan kualitas masyarakat Indonesia. Oleh karena itu Yayasan Darul Fattah Lampung bergerak untuk memaksimalkan perannya sebagai lembaga pendidikan dan dakwah demi kemaslahatan umat. Sehingga beberapa pengurus Yayasan Darul Fattah Lampung melakukan kunjungan pada hari kamis (21/09/2023) ke kementerian PMK Jakarta.

Dalam kunjungan ini dihadiri langsung oleh unsur Yayasan Darul Fattah Lampung seperti pembina dan pengurus yayasan. Berikut juga dihadiri Ust. Yusuf Harun sebagai mudir L Data. Dalam kunjungan ini Yayasan Darul Fattah Lampung menemui Kepala Deputi VI Prof. Dr. Warsito, S.Si, DEA, Ph.D. dan asisten deputi Bapak Thomas Siregar.

Kunjungan ini tak hanya sekedar silaturahmi biasa, namun ada sebuah bahasan penting yang berkaitan dengan pendidikan, yaitu memperhatikan hubungan kelembagaan antara pemerintah dengan Yayasan Darul Fattah Lampung serta PMK merekomendasikan untuk mengadakan seminar Moderasi Beragama yang Insyaallah akan dilaksanakan pada akhir tahun 2023.

“Mudah-mudahan Yayasan Darul Fattah Lampung sebagai lembaga formal yang bergerak dibidang pendidikan dakwah dan sosial ikut aktif dalam syiar Moderasi Beragama khususnya di Provinsi Lampung”, ungkapan dan harapan K.H. M. Ari Wibowo, Lc., M.Pd.I. dalam pertemuan tersebut.

 

Syiar Moderasi Beragama memanglah sangat penting dalam masyarakat sehingga kita sebagai umat muslim lebih bisa memahami makna dari Moderasi Beragama. Dalam hal ini kita diajarkan untuk saling menghargai antar sesama dan lebih toleran bagi agama yang lain. Namun tetap memperhatikan asas-asas dan dasar dari Islam itu sendiri. Jangan sampai berlebihan dan justru bertentangan dengan agama Islam yang dianut.

 

Kita mengetahui bahwa ada beberapa agama yang resmi di Indonesia, dan juga beberapa Madzhab di dunia. Dalam hal ini sepatutnya kita harus berfikir luas dan terbuka untuk menambah wawasan dan ilmu tentang beberapa persoalan tersebut. Terlebih lagi kita semua bersaudara, seagama, sesuku, setanah air, sebangsa dan bernegara.

 

Jangan sampai hal-hal buruk memperngaruhi kita dalam bersosialisasi dengan yang lain hanya karena perbedaan cara pandang dan pendapat. Serta opini masyarakat tidak bertentangan dengan Al-Qur’an, Sunnah dan UUD 1945. Semoga kita semua tetap dalam Aqidah yang benar dan selalu senantiasa menjaga ukhwah antar sesama. (AH)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *